This is me

Hmmmm....menghirup oksigen dalam-dalam. Apa yang akan aku tulis di blog ini? Sudah hampir setahun aku tidak menulis di blog ini. Dulu aku sering sekali menulis karena sedang tidak ada pekerjaan di rumah. Apa aja aku tulis, semuanya pengalaman, semua kejadian, semua perasaan,senang, sedih, bingung, galau, gundah gulana, semua aku tulis di blog ini.

Nah sekarang, mau berusaha lagi menulis, tapi dengan gaya yang lebih sedikit berbeda, haha. Cuma ingin menciptakan suatu karya, yang bisa dibilang fiksi atau real juga bisa, sesuai persepsi yang membaca saja.

Oiya, saat ini, saat saya sedang menulis ini, saya sedang berada di Bengkalis, Riau, Tuhan memberkati saya dengan memberi pekerjaan disini, di tempat ini saya berdua bersama Tuhan. Dia sedang melatih saya, sedang memberi suatu pelajaran bagi saya seumur hidup.

Nah itu yang akan saya bagikan di blog ini, juga sebagian sudah saya share lewat akun Twitter saya. Ya bagi yang setia membaca tweets saya pasti tahu bagaimana keadaan saya disini, bagaimana pola pikir saya terhadap suatu hal. Karena saya selalu nge-tweet tentang suatu hal, dari yang penting sampai hal-hal yang sama sekali menurut kalian tidak penting.

Yah semoga mood saya selalu ada ketika ingin membagikan pengalaman hidup saya via blog ini. Hidup saya sangatlah tertransformasi dari semua hal. Dari film-film yang saya tonton, lagu-lagu yang saya dengar, buku-buku yang saya baca, tweets yang saya baca, idola-idola saya, video yang saya unduh dari Youtube, orang-orang yang saya temui di pekerjaan saya, di perjalanan saya, bahkan anime-anime favorit saya.

Yep, this is me..:)..be blessed

Is This The Cost of Truth ?

Journalist who covered environmental issues found dead

Published on 26 July 2010

 

 

Reporters Without Borders urges national police chief Gen. Babang Hendarso Danury to ensure that the police conduct an exhaustive and impartial investigation into the death of Muhammad Syaifullah, the Borneo bureau chief of the leading national daily Kompas, and do not prematurely rule out the possibility that he was murdered in connection with his work.

Syaifullah was found dead today in his home in Balikpapan, on the island of Borneo. The cause of death is not yet known. The police said that his body was found in front of a TV set, that there was froth around his mouth and that the muscles of his face were contracted.

“Nothing should be ruled out in advance by those carrying out the autopsy and the investigation,” Reporters Without Borders said. “The sensitive stories on which Syaifullah was working could have angered local companies. Even if there are no grounds for saying this with certainty, it is essential that no hypothesis neglected.”

Syaifullah’s body was found by worried colleagues who went to his home this morning because his family, who live in another city, had not heard from him since 24 July.

After learning about the condition of the body, several local journalists speculated that he could have been poisoned. But the police said he could have died as result of a heart attack, hypertension or diabetes. The autopsy is still under way.

Syaifullah was outspoken in his criticism of deforestation and environmental destruction in Kalimantan, the Indonesian part of the island of Borneo.

Adaptep From : Reporters Without Borders

 

Mawar yang Rapuh

Menghela napas panjang, akupun hanya tertunduk lesu menghadapi kenyataan hidup ini. Itu mungkin mawar terakhir yang kupersembahkan padanya sebagai rasa cintaku yang tulus kepadanya. Aku berkata bagaimana mungkin aku bisa tenang melihat kau bersamanya, bagaimana sikapmu yang dulu sangat tidak ramah kepadaku disaat kau sedang berdua dengannya. Tapi sekali lagi aku hanya menghela napas panjang, meminum segelas kopi pahit yang rasanya mungkin tidak sepahit rasa yang sedang kualami ini.

"Aku mencintaimu sampai saat ini, ga peduli bagaimana sikapmu padaku yang telah menyakitiku", itulah yang aku ucapkan tadi kepadanya sembari memberikan dua buah bunga mawar yang harganya tidak lebih dari bunga bank kekasihnya. Dia hanya melihat mataku, tanpa mengucap apa-apa. Lalu dia balik bertanya, " Mengapa kau memberi bunga ini padaku? Apakah aku pantas menerimanya?". Aku menjawab dengan lirih, "Ga ada wanita selain kamu yang pernah aku beri bunga mawar !". Dia hanya kembali menatapku.

Kami hanya saling diam, diam, dan diam. Itulah yang kami lakukan untuk ke sekian kalinya selama tiga tahun. Aku hanya mencintainya tanpa peduli apapun tentang dia. Aku mencintainya walaupun dia menyakitiku. Aku mencintainya walaupun dia membohongiku.

 

Sepi sendiri

Apakah akan terus seperti ini?

Aku kelu,ragaku gemetar

Jantung berdegup kencang

Biru, haru itu yang terasa

Jiwaku bergejolak rapuh

Hanya sentuhan kecilpun mampu menghancurkanku

Lirih itu menyapa dengan alunan lagu cinta

Pedih menderu, bak serangan kapal perang

Tak mampu aku berdiri sendiri

Hanya kau yang bisa menemani

 

#eaa eaaa eaaaa

Piagam Belas Kasih "Charter for Compassion"

Logo

Piagam Belas Kasih

Prinsip belas kasih tersemat dalam jiwa semua tradisi agama, etika atau kerohanian, dan menyeru kepada kita untuk selalu memperlakukan orang lain sebagaimana yang kita ingin diperlakukan. Belas kasih memaksa kita bekerja tanpa kenal lelah untuk menghapuskan penderitaan sesama manusia. Dan untuk melepaskan kepentingan kedudukan kita

demi kebaikan dan kesejahteraan orang lain, serta untuk menghormati kesucian tak terganggu-gugat setiap orang, memperlakukan setiap orang dengan keadilan, kesamaan dan rasa hormat yang mutlak, tanpa pengecualian.

Adalah juga penting dalam kehidupan masyarakat dan perorangan untuk terus-menerus menahan diri secara konsisten dan empatik dari tindakan menyakiti orang lain. Bertindak dan berkata-kata kasar karena rasa dendam, kesombongan bangsa, atau kepentingan diri, untuk mengurangkan, mengekploitasi atau menyangkal hak asasi siapa pun dan menghasut kebencian melalui fitnah – bahkan terhadap musuh pun– adalah suatu penyangkalan terhadap kemanusiaan bersama. Kami mengaku bahwa kami telah gagal hidup berbelas kasih dan malahan ada juga yang menambah penderitaan sesama manusia atas nama agama.

Oleh itu kami menyeru kepada semua orang, laki-laki dan perempuan, supaya ~ menghidupkan kembali perasaan belas kasih sebagai asas etika dan agama ~ untuk kembali kepada prinsip asali bahwa setiap tafsiran Kitab Suci yang melahirkan kekerasan, kebencian atau penghinaan, adalah tidak sah ~ untuk menjamin kaum muda diberi informasi yang tepat dan menghargai tradisi, agama dan kebudayaan lain ~ untuk mendorong penghargaan yang positif terhadap kepelbagaian budaya dan agama ~

untuk menyemai empati atas penderitaan semua umat manusia – termasuk mereka yang dianggap musuh.

Kita sangat perlu menjadikan belas kasih sebagai suatu kekuatan yang jelas, bercahaya

dan dinamik dalam dunia kita yang terpolarisasi. Berakar dalam tekad mendasar untuk mengatasi keakuan, belas kasih dapat meruntuhkan batas-batas politik, dogmatik, ideologis dan keagamaan. Lahir dari ketergantungan kita yang mendalam antara satu dengan yang lain, belas kasih adalah esensil bagi hubungan antara manusia dan untuk menggenapi kemanusiaan. Belas kasih adalah jalan ke pencerahan, dan tak dapat diabaikan dalam menciptakan suatu ekonomi yang adil dan suatu kehidupan global bersama yang damai.

 

 

English Version

Charter for Compassion

The principle of compassion lies at the heart of all religious, ethical and spiritual traditions, calling us always to treat all others as we wish to be treated ourselves. Compassion impels us to work tirelessly to alleviate the suffering of our fellow creatures, to dethrone ourselves from the centre of our world and put another there, and to honour the inviolable sanctity of every single human being, treating everybody, without exception, with absolute justice, equity and respect.

It is also necessary in both public and private life to refrain consistently and empathically from inflicting pain. To act or speak violently out of spite, chauvinism, or self-interest, to impoverish, exploit or deny basic rights to anybody, and to incite hatred by denigrating others—even our enemies—is a denial of our common humanity. We acknowledge that we have failed to live compassionately and that some have even increased the sum of human misery in the name of religion.

We therefore call upon all men and women ~ to restore compassion to the centre of morality and religion ~ to return to the ancient principle that any interpretation of scripture that breeds violence, hatred or disdain is illegitimate ~ to ensure that youth are given accurate and respectful information about other traditions, religions and cultures ~ to encourage a positive appreciation of cultural and religious diversity ~ to cultivate an informed empathy with the suffering of all human beings—even those regarded as enemies.

We urgently need to make compassion a clear, luminous and dynamic force in our polarized world. Rooted in a principled determination to transcend selfishness, compassion can break down political, dogmatic, ideological and religious boundaries. Born of our deep interdependence, compassion is essential to human relationships and to a fulfilled humanity. It is the path to enlightenment, and indispensible to the creation of a just economy and a peaceful global community.

 

Please read and add your name. May God bless y'all.

 

Source : Here

 

Message From The Most Beautiful Woman In The World About HIV

(download)
I got the permission to forward this to my blog :

sigi_ari thank you for your permission RT @Nadya_HutaGalng: @sigi_ari please do!

 

SUPPORTS THE FIGHT AGAINTS HIV & AIDS

Plastik yang Terurai

Img0043a
Cintai lingkungan alam dengan tidak membungkus bumi dengan plastik, tapi baru nyadar ada tas kresek plastik dari minimarket yang ada tulisan seperti ini "tas ini dapat hancur dengan sendirinya". Hah, yang bener, mau mencoba menguji sendiri, butuh berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk tas ini bisa hancur dengan sendirinya. Yah, tapi great job lah bisa membuat plastik yang terurai. Good job guys.

Upah yang di(CUKUP)kan

Img0016a
Cuaca yang tak bersahabat dengan suhu udara yang cukup membuat kepala pening dan panas yang mampu membakar kulit sama sekali tidak dihiraukan oleh "pekerja pengangkat barang" itu. Waktu itu saya sedang mengantar Ibu saya ke Pasar Legi untuk membeli sesuatu, saya memarkirkan motor, tidak ikut masuk ke pasar, saya mulai mengamati keadaan sekitar pasar, daripada saya bengong sendiri di motor, saya mencoba mengambil gambar keadaan orang-orang yang bekerja di Pasar Legi. Saya melihat beberapa "pekerja pengangkat barang", mereka mengangkat barang-barang yang menurut ukuran saya sangatlah berat, ada yang mengangkat beras, buah-buahan, sayuran, dan berbagai macam barang lainnya. Lalu saya melihat Mas ini mengangkat karung goni yang saya tidak tahu isinya apa. Saya cuma menebak-nebak, apa isi karung goni itu, Bapak yang menyewa jasa Mas tersebut menyuruhnya membawa dua karung goni, yang ukurannya cukup besar, bisa dilihat sendiri di foto. Saya berpikir apakah Bapak itu bisa mengangkut dua karung goni sekaligus dalam satu motor ke tujuan? Apakah itu tidak berbahaya? Tapi mungkin, dia sudah terbiasa melakukan pekerjaan itu setiap hari. 

Kemudian "pekerja pengangkat barang" itu sudah meletakkan karung goni itu di tempatnya, di atas jok motor, dia sudah selesai melakukan tugasnya. Saya melihat Bapak itu menyodorkan uang kepada Mas itu, saya tidak begitu melihat jumlahnya, berapa ya yang dikasih Bapak itu? Apakah sesuai dengan pekerjaan yang sudah dilakukan Mas tadi yang mengangkut dua karung goni berat dari dalam ke luar pasar. Ya, semoga saja apa yang diterima Mas tadi cukup untuk memenuhi kebutuhannya, atau dicukupkan istilahnya.

Yah, akhirnya saya pun pulang  dengan beberapa pertanyaan yang belum terjawab. Pekerjaan apapun jika kita bekerja dengan kesungguhan hati, Tuhan pasti melihat, Dia yang paling adil dalam memberi rejeki, paling adil dalam kehidupan ini. God bless y'all guys.

Terima Kasih Tuhan

Thank God

Dank God

Shyqyr

الحمد لله

Փառք Աստծո,

Allaha şükür

Eskerrak

God zij dank

Благодаря на Бога

Слава Богу

Díky Bohu

Tak Gud

Jumal tänatud

خدا را شکر

Gracias a Deus

მადლობა ღმერთს,

भगवान का शुक्र है

תודה לאל

Go raibh míle maith Dia

Grazie a Dio

神に感謝

Gott sei Dank

Gràcies a Déu

하나님 감사합니다

Di Bondye mèsi

Hvala Bogu

Paldies Dievam

Ačiū Dievui

Hála Istennek

Фала му на Бога

Nirringrazzjaw 'l Alla

感谢上帝

感謝上帝

Takk Gud

Salamat sa diyos

Dzięki Bogu,

Graças a Deus

Merci Dieu

Mulţumesc lui Dumnezeu

Слава Богу

Hvala Bogu

Vďaka Bohu

Gracias a Dios

Luojan kiitos

Namshukuru Mungu

Tack gode Gud

ขอบคุณพระเจ้า

Şükürler olsun

Слава Богу

خدا کا شکر ہے

Cảm tạ thượng đế

Diolch i Dduw

גאָט צו דאַנקען

Δόξα τω Θεώ

Template Pidato SBYeah

Pertama-tama, saya turut prihatin dengan terjadinya _______ di _______ tadi (pagi/siang/sore/malam)   ,    tentang _______ yang saya nilai _______ dan _______ bagi kehidupan kita dalam berbangsa dan bertanah air. _______ seperti ini seharusnya dapat dicegah dan dihindari, karena begitu melihat situasi di lapangan atau situasi sosial bla bla bla ... Utamanya bagi jajaran _______ bla bla bla Saya minta _______ dalam bersikap.

 

Apa itu? Tiada lain adalah _______ dan _______ yang didasarkan pada _______, saya menghimbau kepada seluruh pejabat terkait yakni _______, _______, dan _______, agar menuntaskan _______ tersebut secara komprehensif, setelah semuanya mampu dikendalikan, mari kita bicarakan secara baik dan bermartabat agar supaya _______ dapat segera dicari jalan keluarnya.

 

Terimakasih

 

Source : dari sini

Chatting Dengan Tuhan

Beberapa hari lalu saya merasa sangat buruk, baik itu dalam kondisi dan perasaan. Lalu saya menemukan sebuah artikel pada suatu blog yang sangat memberkati saya. Ini saya share, maaf kalau repost, tapi sekali lagi, tulisan ini membuat saya sangat diberkati.

 

TUHAN : BUZZ!!!

TUHAN : Kamu memanggilKu ?

AKU : MemanggilMu ? Tidak.. Ini siapa ya ?

 

TUHAN : Ini TUHAN. Aku mendengar doamu. Jadi Aku ingin berbincang-bincang denganmu.

AKU : Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih baik. Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk.

 

TUHAN : Sedang sibuk apa ? Semut juga sibuk.

AKU : Nggak tau ya. Yang pasti saya tidak punya waktu luang sedikit pun. Hidup jadi seperti diburu-buru. Setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.

 

TUHAN : Benar sekali. Aktivitas memberimu kesibukan. Tapi Produktifitas memberimu hasil. Aktifitas memakan waktu, Produktifitas membebaskan waktu.

AKU : Saya mengerti itu. Tapi saya tetap tidak dapat menghindarinya. Sebenarnya, saya tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatti ng seperti ini.

 

TUHAN : Aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu beberapa petunjuk. Di era internet ini, Aku ingin menggunakan medium yang lebih nyaman untukmu daripada sekedar lewat mimpi, misalnya.

 

AKU : OKE, sekarang beritahu saya, mengapa hidup jadi begitu rumit ?

TUHAN : Berhentilah menganalisa hidup. Jalani saja. Analisa-lah yang membuatnya jadi rumit.

 

AKU : Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa Senang ?

TUHAN : Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin. Kamu merasa khawatir karena kamu menganalisa. Merasa khawatir menjadi kebiasaanmu. Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.

 

AKU : Tapi bagaimana mungkin kita tidak khawatir jika ada begitu banyak ketidakpastian.

TUHAN : Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari. Tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan.

 

AKU : Tapi, begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian.

TUHAN : Rasa sakit tidak bisa dihindari, tetapi penderitaan adalah sebuah pilihan.

 

AKU : Jika Penderitaan itu pilihan,mengapa orang baik selalu menderita ?

TUHAN : Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan. Emas tidak dapat dimurnikan tanpa api. Orang baik melewati rintangan, tanpa menderita. Dengan pengalaman itu, hidup mereka menjadi lebih baik bukan sebaliknya.

 

AKU : Maksudnya pengalaman pahit itu berguna?

TUHAN : Ya. Dari segala sisi, pengalaman adalah guru yang keras. Guru pengalaman memberi ujian du lu, baru pemahamannya.

 

AKU : Tetapi, mengapa kami harus melalui semua ujian itu ? Mengapa kami tidak dapat hidup bebas dari masalah ?

TUHAN : Masalah adalah rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan mental. Kekuatan dari dalam diri bisa keluar dari perjuangan dan rintangan, bukan dari berleha - leha.

 

AKU : Sejujurnya ditengah segala persoalan ini, kami tidak tahu kemana harus melangkah.

TUHAN : Jika kamu melihat keluar, maka kamu tidak akan tahu kemana kamu melangkah. Lihatlah ke dalam. Melihat keluar, kamu bermimpi. Melihat ke dalam, kamu terjaga. Mata memberimu penglihatan. Hati memberimu arah.

 

AKU : Kadang - kadang ketidakberhasilan membuatku menderita. Apa yang dapat saya lakukan ?

TUHAN : Keberhasilan adalah ukuran yang dibuat oleh orang lain. Kepuasan adalah ukuran yang dibuat olehmu sendiri. Mengetahui tujuan perjalanan akan terasa lebih memuaskan daripada mengetahui bahwa kau sedang berjalan. Bekerjalah dengan kompas, biarkan orang lain bekejaran dengan waktu.

 

AKU : Di dalam saat sulit, bagaimana saya bisa tetap termotivasi ?

TUHAN : Selalulah melihat sudah berapa jauh kamu berjalan, daripada masih berapa jauh kamu harus berjalan. Selalu hitung yang harus kau syukuri, jangan hitung apa yang tidak kau peroleh.

 

AKU : Apa yang menarik dari manusia ?

TUHAN : Jika menderita, mereka bertanya "Mengapa harus aku ?". Jika mereka bahagia, tidak ada yang pernah bertanya "Mengapa harus aku ?".

 

AKU : Kadangkala saya bertanya, siapa saya, mengapa saya disini ?

TUHAN : Jangan mencari siapa kamu, tapi tentukanlah ingin menjadi apa kamu. Berhentilah mencari mengapa saya di sini. Ciptakan tujuan itu. Hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan.

 

AKU : Bagaimana saya bisa mendapat yang terbaik dalam hidup ini ?

TUHAN : Hadapilah masa lalu-mu tanpa penyesalan. Peganglah saat ini dengan

keyakinan. Siapkan masa depan tanpa rasa takut.

 

AKU : Pertanyaan terakhir. Seringkali saya merasa doa-doaku tidak dijawab.

TUHAN : Tidak ada doa yang tidak dijawab. Seringkali jawabannya adalah TIDAK.

 

AKU : Terima Kasih Tuhan atas chatting yang indah ini. TUHAN : Oke. Teguhlah dalam iman, dan buanglah rasa takut. Hidup adalah misteri untuk dipecahkan, bukan masalah untuk diselesaikan. Percayalah padaKu. Hidup itu indah jika kamu tahu cara untuk hidup.

 

TUHAN has signed out.

 

Disadur dari : jesusibelieve.blogspot.com